Join Photoblog!
pixel
« 
pixel
«  
  »
pixel
S M T W T F S
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
 »
pixel

TUKANG PANGKAS RAMBUT "ONDER DE BRUG"

2012.06.01
pixel
Nurdin saat mencukur rambut pelanggannya di kolong jembatan Jl. Dewi Sartika, Jakarta.
pixel
Pak Rahmat, pelanggan setia yang sudah puluhan tahun menggunakan jasa tukang pangkas yang ada di kolong jembatan tersebut.
pixel
Menurut penuturan Pak Nurdin ketika ditanya, "Dari rambutnya item sampe rambutnya udah putih ubanan dia cukurnya disini".
pixel
Peralatan cukur yang dibawanya pun cukup sederhana dan terbilang usang seperti cermin yang sebagiannya telah kusam dan retak, gunting cukur, pisau cukur, sisir, kain penutup, dan bedak.
pixel
Nurdin (56), Tukang pangkas rambut di kolong jembatan Jl. Dewi Sartika, Jakarta, yang sudah hampir 30 tahun lebih menjalankan profesinya hingga saat ini.
pixel
Ada pemandangan menarik di bawah kolong jembatan Jl. Dewi Sartika Jakarta. Ada tukang cukur jalanan tampak asik menunjukkan kebolehannya saat melayani langganannya. Memang sebuah pemandangan langka pada era modernisasi seperti sekarang ini.

Nurdin (56), salah seorang pencukur rambut mengaku, telah melayani pelanggan hampir 30 tahun lebih hingga saat ini. Begitu banyak gaya rambut yang telah dibuatnya. Mulai dari gaya kelimis yang populer di tahun 80-an hingga potongan cepak dengan jambul di depannya yang tengah menjadi gaya khas anak muda saat ini telah dikerjakannya. Pria kelahiran Semarang ini mengaku, tidak memiliki keterampilan khusus yang dimilikinya kecuali keterampilan mencukur.

Tidak heran, dengan peralatan serba tradisional itu profesi Nurdin sebagai tukang cukur tradisional lambat laun mulai tersisih. Ia kalah dengan menjamurnya pelayanan cukur rambut oleh salon kecantikan, barber shop, serta baby shop yang menawarkan pelayanan serba canggih dan mewah, namun tukang cukur kolong jembatan ini tetap mampu bertahan meski hanya dibekali dengan alat sederhana bahkan terkesan seadanya.

Hanya dilengkapi dengan sebuah gunting cukur, cermin, sisir, tempat duduk, serta sehelai kain, namun kelihaiannya dalam mengubah penampilan seseorang untuk menjadi lebih menarik sepertinya tidak perlu diragukan lagi. Dengan jari-jemari yang mulai keriput dan dengan lincah memainkan gunting tajam di tangannya. Helai demi helai rambut di kepala langganannya pun mulai berjatuhan. Penampilan yang kurang menarikpun akhirnya menjadi menarik berkat jasa para tukang cukur jalanan yang berada di kolong jembatan tersebut. /Guntoro
2 Comments
dedirachman mantap! two tumbs bro :D
dedirachman · 2012-06-01: 17:24
davidcardona Excellent B&W work! Thanks a lot for sharing!
davidcardona · 2012-06-02: 20:07
Bold Text
Italic Text
UnderLine Text
URL Link
pixel

Name
URL
pixel


Views: 699
Category: STORY
pixel
Tagged: tukangcukur kolongjembatan
« 
pixel
 »
pixel