Join Photoblog!
pixel
« 
pixel
«  
  »
pixel
S M T W T F S
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30
 »
pixel

Keindahan Negeri di Atas Awan Bromo Tengger

2011.09.06
pixel
Panorama gunung Batok, Bromo Tengger dan Semeru terlihat dari bukit Pananjakan
pixel
Hamparan pasir putih/ kaldera
pixel
Panorama Matahari terbit/ sunrise
pixel
Pura Agung Poten di bawah kaki gunung Bromo dan Gunung Batok
pixel
ekosistem berbagai tumbuhan dapat ditemui disini
pixel
Hamparan Pasir putih dipelupuk mata terlihat begitu luas, dihiasi dengan gundukan pegunungun yang tertata rapi, Gunung Bromo Tengger merupakan kekayaan alam di Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lain di dunia ini. Tak heran ratusan turis asing tampak lalu lalang di kawasan tersebut.

Gunung Bromo (dari bahasa Sansekerta/Jawa Kuna: Brahma, salah seorang Dewa Utama Hindu), merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.

Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.

Suku Tengger yang berada di sekitar taman nasional merupakan suku asli yang beragama Hindu. Menurut legenda, asal-usul suku tersebut dari Kerajaan Majapahit yang mengasingkan diri. Uniknya, melihat penduduk di sekitar (Su-ku Tengger) tampak tidak ada rasa ketakutan walaupun menge-tahui Gunung Bromo itu berbaha-ya, termasuk juga wisatawan yang banyak mengunjungi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru pada saat Upacara Kasodo.

Upacara Kasodo diselenggarakan setiap tahun (Desember/Januari) pada bulan purnama. Melalui upacara tersebut, masyarakat Suku Tengger memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit, yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dengan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo, sementara masyarakat Tengger lainnya harus menuruni tebing kawah dan meraih untuk menangkap sesaji yang dilemparkan ke dalam kawah, sebagai perlambang berkah dari Yang Maha Kuasa.

Sebagian besar warga sekitar gunung bromo bkerja sebagai petani, tak sedikit juga warga yang memanfaatkan turis/wisatawan sebagai lahan untuk mencari nafkah, diantaranya banyak yang menjadi guide, jasa penyewaan kuda dan jeep. Sehingga dengan adanya gunung wisata ini menjadi berkah tersendiri bagi warga disekitar.

Belum lama ini Gunung Bromo mengalami erupsi yang terjadi pada 27/11/2010 lalu, dengan adanya erupsi tersebut mengakibatkan sedikit kerusakan di sekitar gunung tersebut dan berimbas pada menurunnya angka wisatawan yang berkunjung. Untuk saat ini Gunung Bromo dapat dinikmati keindahannya layaknya negeri diatas awan jika dilihat dari bukit Pananjakan yang berada didekat pegunungan tersebut. Yulius satria wijaya
You must be logged in to comment!
Views: 708
pixel
« 
pixel
 »
pixel