Weekly Theme "Local Markets" | Relaunch (Announcement), Help, Feedback.

Satu Kelas Dua Ruangan

Potret buram pendidikan Kabupaten Bogor, sepertinya tak pernah teratasi. Sarana minim seakan menjadi hal yang biasa. Seperti terlihat di SDN 07 Tajur Kampung Parung Ponteng, Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Bogor, Senin (6/2/2012). Karena kekurangan ruang kelas, memaksa mereka berbagi ruangan saat belajar.

Kondisi memprihatinkan SDN 07 menambah daftar panjang buramnya potret pendidikan. Sungguh mengenaskan, bangunan sekolah yang terletak disudut terpencil ini minim ruang kelas, mereka hanya memiliki tiga ruang kelas dan terpaksa harus saling berbagi kelas. Seperti, satu kelas di dalamnya terdapat dua guru, kelas 1 bergabung dengan kelas 2, kelas 3 bergabung dengan kelas 4, kelas 5 bergabung dengan kelas 6. Murid satu dengan lainnya hanya disekat dengan papan tulis yang sudah tidak terpakai lagi.

Cara belajar SD ini sangat tidak biasa, bila guru kelas satu sedang menerangkan pelajaran, berarti guru kelas lainnya harus diam, dan tentunya membuat kosentrasi para murid terpecah karena berbagi kelas dengan tingkatan kelas lainnya. Sudah 6 tahun mereka belajar menggunakan tiga kelas, padahal ada 6 kelas. Dengan terpaksa guru mereka menyekatnya dengan papan tulis, sungguh tragis memang Kondisi tersebut tentu saja tak membuat siswa nyaman belajar.

Belum lagi, Keprihatinan siswa SDN Tajur 07 tak hanya sampai di situ. Akses jalan menuju sekolah pun kondisinya rusak. Terlebih, lokasi sekolah berada di Kampung Parungponteng yang merupakan salah satu kampung terisolir. /Guntoro

Aktivitas belajar kelas II dan kelas III

Aktivitas belajar mengajar para siswa di dalam kelas yang disekat.

Aktivitas murid belajar dalam satu ruangan kelas

Guru kelas V Idrus Ahmadi (kiri) dan Guru kelas IV Apud Saepudin (kanan) memberikan materi pembelajaran di dalam satu ruangan kelas.

    Login or Signup using following options to comment Login or Signup below to comment
    Login Sign up

    Be the first one to comment on this post!

    Back to top