Lombok, Sister Island Of Bali

by Putu Subada Kusuma Sh., Kn July. 17, 2008 42176 views

Pulau yang satu ini memang cukup populer di kalangan para penggemar wisata, walau masih kalah jauh dengan tetangganya, Bali dari segi jumlah pengunjung. Keindahan alamnya bahkan melampaui tetangganya yang tersohor ke seluruh Dunia.
Obyek-obyeknya cukup variatif dengan pemandangan alamnya yang dominan, seperti pantai senggigi, pantai kute dll. Juga ada gunung Rinjani dengan danau segara anak yang sangat terkenal itu.
Penduduk di Lombok mayoritas moslem, kemudian Hindhu serta ada juga agama lainnya.
Seperti halnya di Bali, di Lombok juga ditemukan banyak pura Hindhu, namun mesjid tetap masih dominan karenanya Lombok juga mendapat julukan Pulau sejuta mesjid.
Untuk ke Lombok bisa dijangkau melalui udara dengan bandara Selaparangnya yang ditempuh selama 15 menit dari Bali, bisa juga dijangkau dengan menggunakan angkutan laut dengan menggunakan kapal ferry yang menghabiskan waktu selama 4 jam dari pelabuhan PadangBai Karangasem Bali, hanya saja gelombangnya cukup tinggi terutama di selat Bali-Lombok.
Kuliner disini terkenal dengan ayam taliwang, pelecing kangkung, dan jangan lupa mencicipi ikan air tawarnya sangat gurih karena airnya langsung dari pegunungan dan sangat bersih dan segar dan oleh-olehnya berupa telur asin, dodol nangka, atau rumput laut. Lombok dikenal dengan penghasil “mutiara” klas export melalui budidaya air tawar dan air laut, namun yang lebih terkenal dan disukan karena cahaya kemilaunya adalah mutiara yang berasal dari budidaya air laut. Juga dikenal penghasil kerajinan gerabah dari tanah liat.
Untuk masyarakatnya dikenal dengan suku sasak, yang juga memiliki kerajinan tenun ikat motif sasak dengan pewarna alami.
Kondisi masyarakatnya untuk didaerah pedalaman masih sangat sederhana namun bersahaja.
Di Lombok saat ini baru ada 1 mall dengan nama Mataram Mall yang lokasinya di Kota Mataram, sedangkan Hotel disini cukup banyak, kalau yang di Mataram kota bisa dipilih Lombok Raya, Lombok Garden dan Sahid Legi harga berkisar antara 300-400 ribu per malam. Kalau di Pantai Senggigi banyak hotel berbintang sedangkan di pantai Kute Lombok kami rekomendasikan di Novotel yang menyediakan dinner kuliner malam hari di pinggir pantai “barbeque” dengan menu serba ikan menjadikan suasana sangat romantis.
Taxi disini ada dari group Bluebird (Lombok Taxi) dan juga ada taxi lokal, juga ada rental mobil maupun motor.
Untuk nightlife hanya terpusat di Pantai Sengigi area, disini dapat ditemui discotique, Karaoke dan hiburan lainnya, jangan berharap mendapatkan hiburan malam didaerah selain Senggigi tersebut.

“Pantai KutE” dari ketinggian bukit.

“Pantai Senggigi” dari ketinggian bukit.

“Pantai Senggigi”

“Pantai Senggigi” dan masyarakat Nelayan.

“Pura Batubolong” di Pantai Senggigi

“Pura Batubolong” di Pantai Senggigi

“Pura Batubolong” di Pantai Senggigi

“Kompor Tradisional” Masyarakat Pedesaan di Lombok Tengah

“Berugak” bangunan untuk santai masyarakat pedesaan di Lombok Tengah.

“Bertani” di Lombok Tengah

“Wanita Pengembala Kerbau” di Lombok Tengah

"Wanita Pengembala Kerbau di Lombok Tengah

“Masyarakat Desa Mertasari” Lombok Tengah

“Gadis Desa” dari Perkampungan Desa Mekarsari Lombok Tengah

“Masyarakat Pedesaan” Di Desa Mekarsari Lombok Tengah

“Corak Batik Sasak Lombok”

“Menuju Perhelatan Upacara Adat”

“Pohon Tua” di Lombok Tengah

“Pohon Tua” di Lombok Tengah

“Aku dan Masyarakat” di Perkampungan Desa Mekarsari Lombok Tengah

"Aku, dan Gusde iparku (baju putih) ditengah Masyarakat Pedesaan di Desa Mekarsari Lombok Tengah.

  Be the first to like this post
Join the conversation
0
Be the first one to comment on this post!
Up
Copyright @Photoblog.com