Pesona Gajah Liar Way Kambas

by Yulius Satria Wijaya May. 20, 2012 10328 views

Taman Nasional Way Kambas (TNWK) terletak di ujung selatan Sumatera, 110 km dari Bandar Lampung. Merupakan salah satu cagar alam tertua di Indonesia yang menempati lahan seluas 1.300 km² berupa dataran rendah di sekitar Sungai Way Kambas di pantai timur Lampung.

juga merupakan habitat bagi badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) dan beberapa hewan dilindungi lainnya. TNWK menjadi taman bermain bagi gajah, sekaligus pusat pelatihannya. Di lebatnya taman nasional ini, ada sekitar 200 gajah sumatera (Elephas maximus sumatranensis). Gajah sumatera merupakan gajah terkecil dari gajah-gajah yang ada di Asia dengan ketinggian bahu berkisar antara 2 dan 3,2 m. Gajah liar di Sumatera dahulu dapat ditemukan di 8 propinsi di Pulau Sumatera. Namun, karena kepadatan pemukiman dan menyusutnya vegetasi hutan hujan tropis telah menyulitkan untuk memperkirakan jumlah mereka.

Pesona yang mengagumkan yang ada di Pusat Konservasi gajah pengunjung cukup membayar dengan harga yang murah, Rp.2500 per orang kocek yang harus dikeluarkan hanya untuk memasuki TNWK, itu belum termasuk menikmati safari dengan menggunakan gajah. Untuk bersafari pengunjung dikenakan Rp.150.000 per orang dengan menyusuri TNWK dengan dipandu oleh pawang gajah.


Nuansa seperti di Afrika dapat kita dapatkan disini, gajah liar dapat kita lihat dilahan yang berumput. Selain itu gajah-gajah yang dimandikan oleh pawangnya juga menjadi hal yang menarik untuk dilihat. Lampung juga banyak memiliki potensi wisata alam liar dan juga merupakan rumah bagi beberapa tumbuhan, antara lain api-api (Avicennia marina), pidada (Sonneratia sp.), nipah (Nypa fruticans), gelam (Melaleuca leucadendron), salam (Syzygium polyanthum), rawang (Glochidion borneensis), ketapang (Terminalia cattapa), cemara laut (Casuarina equisetifolia), pandan (Pandanus sp.), puspa (Schima wallichii), meranti (Shorea sp.), minyak (Dipterocarpus gracilis), dan ramin (Gonystylus bancanus).

Di taman ini juga terdapat Sumatra Rhino Sanctuary (SRS), dimana badak-badak dikenalkan dengan alam sekitarnya dengan harapan penangkaran yang dilakukan berjalan sukses. Pusat penangkaran didirikan pada 1995, meliputi lahan seluas 100 hektare yang dijadikan tempat pelestarian,penelitian, dan pendidikan. Di area sekitar Way Kanan, ada lokasi dimana Anda dapat mengamati berbagai spesies burung. YULIUS SATRIA WIJAYA

The Elephant eyes

# Pawang saat menjinakan gajah dengan menaiki gajah tersebut
#Sejumlah pengurus saat memberikan makanan dengan menggunakan Truck di Pusat konservasi gajah

# Gajah saat dimandikan oleh pawangnya
# Sejumlah gajah saat melintas di tempat pemandian gajah
#Gajah ditumpangi pawangnya saat melintas di aliran sungai

# Gajah liar saat mencari makanan di padang rumput Way Kambas
# Sejumlah gajah saat digiring masuk ke tempat konservasi oleh pawang

# Pawang saat memberikan perintah/instruksi terhadap gajah yang dilatihnya
#Siluet gajah saat matahari terbenam di Pusat Konservasi Gajah

  Be the first to like this post
Join the conversation
3
There are 3 comments , add yours!
Yulius Satria Wijaya 8 years ago

@3Macks: hehe,, sekarang gajah main bolanya hanya diwaktu2 tertentu, seperti libur panjang & weekend
@kwibusje: thanks,, way kambas is beatiful place of elephant consevation

8 years ago Edited
Astrid 8 years ago

Amazing set, love them all. well done.

8 years ago Edited
Mack 8 years ago

waduuuhh, asyik foto2nya.
saya juga udh nyampe di way kambas tapi kagak foto2an.
yg terliat waktu itu hanya gajah main sepak bola.

8 years ago Edited
Up
Copyright @Photoblog.com